HIDUP BAGAIKAN SAMUDERA, MAKIN KE TENGAH KIAN BESAR OMBAKNYA (Mr_Moed)

Wednesday, December 14, 2011

Kupadamkan Dirimu

Hidupku kini penuh asap kematian
Dalam langkah menuju pulang
Dalam jejak pemberangkatan
Menuju lapang pengorbanan
Kukepul asap putihmu
Kuhisap ujung manismu
Sehingga asaku melayang
Memimpikan ketenangan
Dalam hati selalu terucapkan
Penyesalan akan semua itu
Namun kau selalu tetap mengepul
Menggumuli diriku
Dengan ketenangan semunya
Menggerayangi hati ini
Dengan rayu gombalnya
Namun aku tersadar kemudian
Lebih baik aku padamkan dirimu
Dan aku hapuskan asapmu
Daripada nanti kau padamkan jiwaku
Dan menghapus segala asaku
Selamanya...


Tasikmalaya,  03 Juni 2001
Mr_Moed  20:00 WIB

Pernah ketika itu saya mengenal yang namanya rokok, tidak banyak yang saya hisap cukup 2 satu hari hanya sekedar untuk menemani obrolan hangat setiap pagi dan siang atau siang dan malam. Obrolan hangat dan canda tawa yang selalu kami lakukan setiap harinya menjadi rutinitas selama hampir 3 tahun, ketika itu saya bekerja di California Fried Chicken dan kebetulan mendapatkan jadwal shift tiap minggunya, pagi dan siang. Setiap menjelang masuk dan setelah pulang kerja tak jarang saya dan teman-teman bercengkrama terlebih dahulu, yaa..mereka adalah perokok semua, sayapun mencoba mengimbangi mereka walaupun hanya satu batang di setiap obrolan. Kadang ada rasa kangen jika ingat mereka, miss u all fren > Dede Wahyudi (Dewa), Amar (Jack), Dian (SN), Yudi (Chuco), Hendra (Bob), Topan (Acong), Deni, Pa Dede, Pa Agus, Pa Dani de el el....inilah mereka :
CFC Tasikmalaya Crew

No comments:

Post a Comment